<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Resep Makanan Balita</title>
	<atom:link href="http://resepmakananbalita.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://resepmakananbalita.com</link>
	<description>Kumpulan Resep Untuk Balita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 05 Oct 2011 07:14:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Konstipasi Pada Bayi</title>
		<link>http://resepmakananbalita.com/konstipasi-pada-bayi.html</link>
		<comments>http://resepmakananbalita.com/konstipasi-pada-bayi.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Oct 2011 07:14:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>TimDapurRMB</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serbaneka Info]]></category>
		<category><![CDATA[buah anti konstipasi]]></category>
		<category><![CDATA[konstipasi]]></category>
		<category><![CDATA[menghindari konstipasi pada bayi]]></category>
		<category><![CDATA[terapi konstipasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resepmakananbalita.com/?p=373</guid>
		<description><![CDATA[Bila si kecil mengalami konstipasi, pasti Bunda sedih melihatnya, bukan? Bahkan tidak jarang, sebagai orang tua kita panik melihat si kecil mulai berkeringat dingin dan menangis saat BAB. Bila hal ini terkadi pada bayi Bunda, cobalah lain kali mengubah pola makannya dengan memberi asupan yang kaya serat. Apa saja sih kira-kira buah yang bagus buat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-374" style="margin-top: 5px; margin-bottom: 5px; margin-left: 7px; margin-right: 7px;" title="Konstipasi Pada Bayi | resepmakananbalita.com" src="http://resepmakananbalita.com/wp-content/uploads/2011/10/konstipasi-300x199.jpg" alt="" width="240" height="159" />Bila si kecil mengalami konstipasi, pasti Bunda sedih melihatnya, bukan?</p>
<p>Bahkan tidak jarang, sebagai orang tua kita panik melihat si kecil mulai berkeringat dingin dan menangis saat BAB.<span id="more-373"></span></p>
<p>Bila hal ini terkadi pada bayi Bunda, cobalah lain kali mengubah pola makannya dengan memberi asupan yang kaya serat. Apa saja sih kira-kira buah yang bagus buat si kecil untuk menghindari konstipasi yang menyiksa?</p>
<ul>
<li>Pir Korea</li>
<li>Prune</li>
<li>Plum</li>
<li>Aprikot</li>
</ul>
<p>Lalu, saat si kecil mulai mengenal makanan padat, coba hindari serela beras, apel dan pisang.</p>
<p>Terapi fisik ringan pun bisa membantunya terbebas dari konstipasi. Terapi ini bisa berupa:</p>
<ul>
<li>Mandi berendam di air hangat</li>
<li>Pijatan kecil di area perut, searah jarum jam dengan pusar sebagai pusat pijatan</li>
<li>Membantunya membuat gerakan mengayuh. Tekuk lembut kaki bayi, lalu bantu dia membuat gerakan mengayuh perlahan. Gerakan ini juga ampuh untuk membantunya buang angin.</li>
</ul>
<p>Selamat mencoba! <img src='http://resepmakananbalita.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resepmakananbalita.com/konstipasi-pada-bayi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Garam Untuk Bayi</title>
		<link>http://resepmakananbalita.com/garam-untuk-bayi.html</link>
		<comments>http://resepmakananbalita.com/garam-untuk-bayi.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Sep 2011 00:16:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>TimDapurRMB</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diet dan Nutrisi]]></category>
		<category><![CDATA[ASI]]></category>
		<category><![CDATA[garam]]></category>
		<category><![CDATA[garam untuk bayi]]></category>
		<category><![CDATA[salt]]></category>
		<category><![CDATA[sufor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resepmakananbalita.com/?p=364</guid>
		<description><![CDATA[Bayi lahir dengan indera pengecap yan masih polos. Ia tidak mengenal definisi hambar sebab baru belajar mengenal rasa.  Seleranya terhadap rasa makanan sangat tergantung terhadap jenis-jenis rasa yang diperkenalkan orang tuanya sejak kecil. Bila Bunda cenderung sering memberinya makanan yang berbumbu atau gurih-gurih, si kecil pun kelak akan menolak makanan yang baginya terasa hambar. Garam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-365" style="margin-top: 5px; margin-bottom: 5px; margin-left: 7px; margin-right: 7px;" title="Garam Untuk Bayi | resepmakananbalita.com" src="http://resepmakananbalita.com/wp-content/uploads/2011/09/garam-300x196.jpg" alt="" width="240" height="157" />Bayi lahir dengan indera pengecap yan masih polos. Ia tidak mengenal definisi hambar sebab baru belajar mengenal rasa.  Seleranya terhadap rasa makanan sangat tergantung terhadap jenis-jenis rasa yang diperkenalkan orang tuanya sejak kecil. Bila Bunda cenderung sering memberinya makanan yang berbumbu atau gurih-gurih, si kecil pun kelak akan menolak makanan yang baginya terasa hambar.<span id="more-364"></span></p>
<p>Garam adalah zat yang tidak kita produksi di dalam tubuh, oleh karena itu orang dewasa membuthkan garam dalam  makanannya agar fungsi tubuh berjalan dengan baik. Tapi bayi membutuhkan <strong>SANGAT SEDIKIT GARAM</strong> dan kebutuhan ini sudah dipenuhi melalui ASI atau susu formula.</p>
<p>Nah, karena ginjal bayi tidak dilengkapi kemampuan untuk memproses garam lebih dari kebutuhannya, maka penambahan garam dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal kecilnya. Konsumsi garam sejak dini terbukti dapat menyebabkan hipertensi setelah si kecil dewasa.</p>
<p>Sejak membaca artikel ini, semakin hati-hati bila Bunda akan memberikan garam pada asupan si kecil yaaa <img src='http://resepmakananbalita.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resepmakananbalita.com/garam-untuk-bayi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sup Krim Ayam</title>
		<link>http://resepmakananbalita.com/sup-krim-ayam.html</link>
		<comments>http://resepmakananbalita.com/sup-krim-ayam.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Sep 2011 03:15:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>TimDapurRMB</dc:creator>
				<category><![CDATA[Camilan]]></category>
		<category><![CDATA[ayam]]></category>
		<category><![CDATA[keju]]></category>
		<category><![CDATA[kentang]]></category>
		<category><![CDATA[sup krim ayam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resepmakananbalita.com/?p=360</guid>
		<description><![CDATA[Bunda, kita bikin camilan yang hangat yuk! Bisa kita berikan pada si kecil saat musim hujan, atau saat dia lagi gak enak badan. Pasti nyaman banget deh bisa menyeruput sup ayam yang lezat dan bergizi buatan Bunda. Bahan 100 gr ayam giling tanpa lemak 50 gr kentang mentega 1 sdt bubuk bawang merah atau 1 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-361" href="http://resepmakananbalita.com/sup-krim-ayam.html/krim-sup"><img class="alignleft size-medium wp-image-361" style="margin: 5px;" title="Sup Krim Ayam | resepmakananbalita.com" src="http://resepmakananbalita.com/wp-content/uploads/2011/09/krim-sup-255x300.jpg" alt="" width="204" height="240" /></a>Bunda, kita bikin camilan yang hangat yuk!</p>
<p>Bisa kita berikan pada si kecil saat musim hujan, atau saat dia lagi gak enak badan. Pasti nyaman banget deh bisa menyeruput sup ayam yang lezat dan bergizi buatan Bunda. <span id="more-360"></span></p>
<p><strong>Bahan</strong></p>
<p>100 gr ayam giling tanpa lemak</p>
<p>50 gr kentang mentega</p>
<p>1 sdt bubuk bawang merah atau 1 siung bawang merah yang dihaluskan</p>
<p>1 sdm minyak zaitun [tersedia di supermarket]</p>
<p>15 gr keju cheddar diparut</p>
<p>300 ml air</p>
<p><strong>Cara Membuat</strong></p>
<p><strong><span style="color: #ff0000;">[1] </span></strong>Rebus ayam hinga benar-benar empuk. <strong><span style="color: #ff0000;">[2]</span></strong> Kupas kentang, potong dadu lalu masukkan dalam rebusan ayam saat sudah empuk. Biarkan sampai kentang pun lunak. <span style="color: #ff0000;"><strong>[3] </strong></span>Masukkan bubuk bawang atau bawang merah halus serta minyak zaitun. <span style="color: #ff0000;"><strong>[4]</strong></span> Tambahkan keju parut lalu aduk rata. Sup siap disajikan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resepmakananbalita.com/sup-krim-ayam.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pure Pir</title>
		<link>http://resepmakananbalita.com/pure-pir.html</link>
		<comments>http://resepmakananbalita.com/pure-pir.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Sep 2011 02:56:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>TimDapurRMB</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jus dan Buah]]></category>
		<category><![CDATA[ASI]]></category>
		<category><![CDATA[pir]]></category>
		<category><![CDATA[pure buah]]></category>
		<category><![CDATA[sufor]]></category>
		<category><![CDATA[susu formula]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resepmakananbalita.com/?p=355</guid>
		<description><![CDATA[Pure pir bisa Bunda berikan sejak si kecil mulai belajar makan. Cara membuatnya pun sederhana. Bahan 1 buah pir 50 ml ASI atau susu formula Cara Membuat [1] Kupas buah pir, potong-potong dan kukus. [2] Setelah matang, haluskan dengan blender. [3] Campur buah pir yang sudah dihaluskan dengan ASI/sufor dan saring dengan saringan kawat.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-356" href="http://resepmakananbalita.com/pure-pir.html/pure-pir"><img class="alignleft size-full wp-image-356" style="margin: 4px;" title="Pure Pir | resepamakananbalita.com" src="http://resepmakananbalita.com/wp-content/uploads/2011/09/pure-pir.jpg" alt="" width="229" height="178" /></a>Pure pir bisa Bunda berikan sejak si kecil mulai belajar makan.</p>
<p>Cara membuatnya pun sederhana.<span id="more-355"></span></p>
<p><strong>Bahan</strong></p>
<p>1 buah pir</p>
<p>50 ml ASI atau susu formula</p>
<p><strong>Cara Membuat</strong></p>
<p><strong><span style="color: #ff0000;">[1]</span></strong> Kupas buah pir, potong-potong dan kukus. <span style="color: #ff0000;"><strong>[2]</strong></span> Setelah matang, haluskan dengan blender. <span style="color: #ff0000;"><strong>[3]</strong></span> Campur buah pir yang sudah dihaluskan dengan ASI/sufor dan saring dengan saringan kawat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resepmakananbalita.com/pure-pir.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tim Mie Ayam Kacang Polong</title>
		<link>http://resepmakananbalita.com/tim-mie-ayam-kacang-polong.html</link>
		<comments>http://resepmakananbalita.com/tim-mie-ayam-kacang-polong.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Sep 2011 02:46:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>TimDapurRMB</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menu Resep Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Usia 9-12 Bulan]]></category>
		<category><![CDATA[ayam]]></category>
		<category><![CDATA[kacang polong]]></category>
		<category><![CDATA[keju]]></category>
		<category><![CDATA[tim mie]]></category>
		<category><![CDATA[usia 9-12 bulan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resepmakananbalita.com/?p=350</guid>
		<description><![CDATA[Si Kecil sudah semakin senang dengan berbagai menu baru? Kita buatkan mie yuk! Tim mie ayam kacang polong kali ini membutuhkan bahan sbb: Bahan 50 gr mie kering khusus bayi 250 cc kaldu ayam 25 gr daging dada ayam, cincang halus 25 gr kacang polong 25 gr wortel, diambil bagian merahnya saja 25 gr tomat, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-351" href="http://resepmakananbalita.com/tim-mie-ayam-kacang-polong.html/mie-polong"><img class="alignleft size-medium wp-image-351" style="margin-right: 5px; margin-left: 5px; margin-top: 3px; margin-bottom: 3px;" title="Tim Mie Ayam Kacang Polong | resepmakananbalita.com" src="http://resepmakananbalita.com/wp-content/uploads/2011/09/mie-polong-300x243.jpg" alt="" width="240" height="194" /></a>Si Kecil sudah semakin senang dengan berbagai menu baru?</p>
<p>Kita buatkan mie yuk!</p>
<p>Tim mie ayam kacang polong kali ini membutuhkan bahan sbb:<span id="more-350"></span></p>
<p><strong>Bahan</strong></p>
<p>50 gr mie kering khusus bayi</p>
<p>250 cc kaldu ayam</p>
<p>25 gr daging dada ayam, cincang halus</p>
<p>25 gr kacang polong</p>
<p>25 gr wortel, diambil bagian merahnya saja</p>
<p>25 gr tomat, kupas kulit dan buang biji</p>
<p>1 kuning telur</p>
<p>15 gr keju diparut</p>
<p><strong>Cara Membuat</strong></p>
<p><strong><span style="color: #ff0000;">[1]</span></strong> Rebus mie dengan daging ayam hingga matang. <strong><span style="color: #ff0000;">[2]</span></strong> Masukkan kacang polong, wortel dan tomat hingga lunak. <strong><span style="color: #ff0000;">[3]</span></strong> Masukkan kuning telur dan keju parut lalu aduk rata. <strong><span style="color: #ff0000;">[4]</span></strong> Setelah semua masak dan lunak, sajikan dalam piring dan biarkan hingga hangat untuk disuapkan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resepmakananbalita.com/tim-mie-ayam-kacang-polong.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Menyimpan Makanan Bayi</title>
		<link>http://resepmakananbalita.com/cara-menyimpan-makanan-bayi.html</link>
		<comments>http://resepmakananbalita.com/cara-menyimpan-makanan-bayi.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Sep 2011 13:02:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>TimDapurRMB</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[makanan beku]]></category>
		<category><![CDATA[tips menyimpan makanan bayi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resepmakananbalita.com/?p=342</guid>
		<description><![CDATA[Bagi ibu bekerja, memasak makanan bayi setiap hari mungkin akan sangat merepotkan. Untuk mengatasi masalah ini, sebenarnya kita bisa memasak agak banyak untuk dikonsumsi dalam beberapa kali makan. Tips dari Tim RMB khusus bagi Bunda yang bekerja tapi tetap ingin memasak sendiri buat si kecil bisa disimak dalam tulisan ini Silakan memasak dalam jumlah yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-343" href="http://resepmakananbalita.com/cara-menyimpan-makanan-bayi.html/menyimpan-makanan-bayi"><img class="alignleft size-full wp-image-343" style="margin: 5px;" title="Cara Menyimpan Makanan Bayi | resepmakananbalita.com" src="http://resepmakananbalita.com/wp-content/uploads/2011/09/menyimpan-makanan-bayi.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a>Bagi <a href="http://www.ibubekerja.com/index.php?id=dinieachmad&amp;s1=RMB-blogAndinie" target="_blank">ibu bekerja</a>, memasak makanan bayi setiap hari mungkin akan sangat merepotkan. Untuk mengatasi masalah ini, sebenarnya kita bisa memasak agak banyak untuk dikonsumsi dalam beberapa kali makan.</p>
<p>Tips dari Tim RMB khusus bagi Bunda yang bekerja tapi tetap ingin memasak sendiri buat si kecil bisa disimak dalam tulisan ini <img src='http://resepmakananbalita.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> <span id="more-342"></span></p>
<p>Silakan memasak dalam jumlah yang agak banyak, misal untuk dikonsumsi sebanyak 3 kali dalam seminggu. Setelah selesai memasak, tuangkan masakan dalam cetakan es batu. Usahakan agar cetakan ini memiliki tutup. Setelah itu bekukan. Bila masakan sudah beku, keluarkan dari cetakan dan wadahi dalam plastik kecil sesuai takaran makan si kecil. Misal, sekali makan dia membutuhkan 3-4 potong masakan beku, maka tempatkan 3-4 potong dalam tiap kantong plastik. Simpan dengan baik bungkusan-bungkusan plastik ini dalam freezer.</p>
<p>Saat si kecil akan makan, keluarkan satu porsi dan biarkan dulu sampai mencair sebelum dipanaskan dengan api kecil sampai hangat. Batasi masakan hanya sampai satu minggu saja meski makanan beku bisa bertahan sampai satu bulan.</p>
<p>Nah, lalu Bunda ingat beberapa hal berikut ya:</p>
<ul>
<li>Makanan harus dibekukan pada suhu 0 derajat atau minus.</li>
<li>Makanan beku yang sudah dicairkan tidak boleh dibekukan lagi.</li>
<li>Jangan membekukan makanan dalam wadah kaca, atau wadah yang tidak dirancang untuk masuk freezer.</li>
<li>Setelah makanan beku dicairkan, ia masih bisa disimpan dalam lemari pendingin maksimal 48 jam saja.</li>
<li>Biasakan menuliskan label pada plastik kemasan makanan beku. Bubuhi tanggal pembuatan dan makanlah makanan dengan tanggal paling lama terlebih dahulu.</li>
<li>Jangan menyimpan makanan bekas makan si kecil sebab air liur yang tersimpan di sendoknya bisa mengundang bakteri. Makanan bekas makan sebaiknya dibuang.</li>
</ul>
<p>Selamat berekperimen dengan aneka makanan beku buatan sendiri <img src='http://resepmakananbalita.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resepmakananbalita.com/cara-menyimpan-makanan-bayi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kapan Sih Saat Tepat Memberi Makanan Padat Pada Bayi?</title>
		<link>http://resepmakananbalita.com/saat-tepat-memberi-makanan-padat-pada-bayi.html</link>
		<comments>http://resepmakananbalita.com/saat-tepat-memberi-makanan-padat-pada-bayi.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Sep 2011 01:36:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>TimDapurRMB</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar ASI-MPASI]]></category>
		<category><![CDATA[bayi usia 6 bulan]]></category>
		<category><![CDATA[MPASI]]></category>
		<category><![CDATA[tahapan pola makan bayi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resepmakananbalita.com/?p=335</guid>
		<description><![CDATA[Mulai usia 6 bulan, banyak bayi yang mengalami pertumbuhan pesat sehingga mereka jadi lebih lapar dari biasanya. Pada usia ini, si kecil semakin aktif. Dia mulai mengangkat dada, belajar berguling, dan belajar melakukan aktivitas lain yang membuatnya membutuhkan asupan lain selain susu atau ASI. Karena itu, saat memasuki usia 6 bulan, bayi sudah harus diperkenalkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-336" href="http://resepmakananbalita.com/saat-tepat-memberi-makanan-padat-pada-bayi.html/asi-mpasi1409"><img class="alignleft size-medium wp-image-336" style="margin-top: 5px; margin-bottom: 5px; margin-left: 7px; margin-right: 7px;" title="Waktu Tepat Member Makanan Padat | www.resepmakananbalita.com" src="http://resepmakananbalita.com/wp-content/uploads/2011/09/asi-mpasi1409-300x200.jpg" alt="" width="240" height="160" /></a>Mulai usia 6 bulan, banyak bayi yang mengalami pertumbuhan pesat sehingga mereka jadi lebih lapar dari biasanya.</p>
<p>Pada usia ini, si kecil semakin aktif. Dia mulai mengangkat dada, belajar berguling, dan belajar melakukan aktivitas lain yang membuatnya membutuhkan asupan lain selain susu atau ASI. Karena itu, saat memasuki usia 6 bulan, bayi sudah harus diperkenalkan pada makanan padat pertamanya.<span id="more-335"></span></p>
<p>Bayi yang sudah siap untuk menerima makanan padat biasanya akan memberi semacam sinyal pada ibu/pengasuhnya. Bunda mau tahu, sinyal-sinyal apa saja sih yang diberikan buah hati?</p>
<p>Simak beberapa info berikut ya <img src='http://resepmakananbalita.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<ul>
<li>Bayi mulai memasukkan tangan ke mulut dan mengunyahnya</li>
<li>Berat badannya sudah dua kali lipat berat lahir</li>
<li>Bayi merespon dengan cara membuka mulut saat disuapi makanan</li>
<li>Bayi tampak lebih tertarik pada makanan ketimbang puting ibu atau botol susu</li>
<li>Refleks menjulurkan lidah perlahan menghilang</li>
<li>Bayi jadi lebih rewel dan gelisah meski sudah kita beri ASI/susu sesuai kecukupannya</li>
<li>Bayi sudah dapat duduk meski disangga dan sudah dapat mengontrol kepalanya pada posisi tegak</li>
<li>Tampak penasaran dengan m akanan yangs edang dimakan ayah-bundanya atau orang di sekelilingnya, dan mulutnya tampak ikut mengecap saat melihat orang di dekatnya makan</li>
</ul>
<p>Pada usia ini pula, si kecil sudah membutuhkan asupan tambahan berupa zat besi, vitamin C, protein, karbohidrat, zinc, air dan kalori. Karena itu, sebaiknya Bunda tidak menunda memberinya makanan padat saat bayi memasuki 6 bulan ya <img src='http://resepmakananbalita.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Selamat menikmati saat-saat indah memberinya makanan padat yang pertama!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resepmakananbalita.com/saat-tepat-memberi-makanan-padat-pada-bayi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keju Untuk Si Kecil</title>
		<link>http://resepmakananbalita.com/keju-untuk-si-kecil.html</link>
		<comments>http://resepmakananbalita.com/keju-untuk-si-kecil.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Sep 2011 16:12:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>TimDapurRMB</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serbaneka Info]]></category>
		<category><![CDATA[keju]]></category>
		<category><![CDATA[keju untuk balita]]></category>
		<category><![CDATA[menyimpan keju]]></category>
		<category><![CDATA[MPASI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resepmakananbalita.com/?p=327</guid>
		<description><![CDATA[Bunda pasti sudah tidak asing lagi dong sama bahan makanan yang bernama keju? Waaah, ini sih pastinya jadi salah satu bahan kue atau camilan kesukaan keluarga kan? Nah, kalau si kecil, boleh gak sih dikasih keju? Jawabannya: boleh! Setelah si kecil masuk usia 9 bulan, silakan Bunda coba berikan keju sebagai camilan atau dicampur dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-328" href="http://resepmakananbalita.com/keju-untuk-si-kecil.html/keju"><img class="alignleft size-medium wp-image-328" style="margin-top: 5px; margin-bottom: 5px; margin-left: 7px; margin-right: 7px;" title="Keju Untuk Si Kecil | resepmakananbalita.com" src="http://resepmakananbalita.com/wp-content/uploads/2011/09/keju-300x199.jpg" alt="" width="240" height="159" /></a>Bunda pasti sudah tidak asing lagi dong sama bahan makanan yang bernama keju? Waaah, ini sih pastinya jadi salah satu bahan kue atau camilan kesukaan keluarga kan?</p>
<p>Nah, kalau si kecil, boleh gak sih dikasih keju? Jawabannya: boleh! Setelah si kecil masuk usia 9 bulan, silakan Bunda coba berikan keju sebagai camilan atau dicampur dalam makanan utamanya.<span id="more-327"></span></p>
<p>Tim Dapur RMB ceritanya mau bagi-bagi info nih di artikel ini. Seputar keju. Simak baik-baik ya, Bund <img src='http://resepmakananbalita.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Cara Penyimpanan</strong></p>
<p>Keju sebaiknya disimpan dalam lemari pendingin atau kulkas. Tapi ingat, bungkuslah batangan keju dalam aluminium foil atau parafin, bukan plastik. Kenapa? Sebab lemak yang ada di dalam keju dapat menyebabkan zat-zat kimia pada plastik lumer dan masuk ke makanan.</p>
<p><strong>Keju Untuk Si Kecil</strong></p>
<p>Nah, kira-kira keju bisa diberikan dalam bentuk olahan apa saja sih ya? Tim RMB mau kasih tips sedikit tentang ini:</p>
<ul>
<li>Potong-potong keju padat dalam ukuran yang bisa digenggam. Nah, langsung berikan saja pada si kecil agar dia pun pandai menggigit dan mengunyah. Seru lho! Apalagi kalau Bunda bisa memotongnya dalam aneka bentuk yang lucu.</li>
<li>Bunda juga bisa memarut keju padat ini dan mencampurnya dalam aneka makanan utama si kecil.</li>
<li>Bentuk lainnya, keju bisa Bunda lumatkan dan campur saja dalam pure buah atau buburnya.</li>
<li>Keju panggang? Wow, slurp! Bisa lho Bunda buatkan sedikit pasta atau potongan roti tawar dengan keju lalu dipanggang hingga matang.</li>
</ul>
<p>Jangan takut mencoba beraneka resep keju untuk si kecil ya&#8230; Selamat mencoba!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resepmakananbalita.com/keju-untuk-si-kecil.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membersihkan Dot Si Kecil</title>
		<link>http://resepmakananbalita.com/membersihkan-dot-si-kecil.html</link>
		<comments>http://resepmakananbalita.com/membersihkan-dot-si-kecil.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Apr 2011 06:10:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>TimDapurRMB</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serbaneka Info]]></category>
		<category><![CDATA[membersihkan dot bayi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resepmakananbalita.com/?p=317</guid>
		<description><![CDATA[Membersihkan botol susu dan dot adalah aktivitas penting yang harus Bunda perhatikan dengan cermat. Benda ini harus selalu steril saat hendak dipakai. Bagaimana sih cara membersihkan botol dan dot yang benar? Intip caranya disini yuk! Alat yang dibutuhkan: Panci besar berisi air hingga 1/4 sampai 1/2 ukuran. Sabun cuci piring, sebaiknya khusus untuk botol/dot Air [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-318" href="http://resepmakananbalita.com/membersihkan-dot-si-kecil.html/pembersih-dot"><img class="alignleft size-medium wp-image-318" style="margin-top: 3px; margin-bottom: 3px; margin-left: 4px; margin-right: 4px;" title="Membersihkan Dot Si Kecil | resepmakananbalita.com" src="http://resepmakananbalita.com/wp-content/uploads/2011/04/pembersih-dot-300x237.jpg" alt="" width="192" height="152" /></a>Membersihkan botol susu dan dot adalah aktivitas penting yang harus Bunda perhatikan dengan cermat. Benda ini harus selalu steril saat hendak dipakai.</p>
<div id="_mcePaste">Bagaimana sih cara membersihkan botol dan dot yang benar? Intip caranya disini yuk!</div>
<h4></h4>
<h4><span id="more-317"></span></h4>
<h4>Alat yang dibutuhkan:</h4>
<div id="_mcePaste">
<ul>
<li>Panci besar berisi air hingga 1/4 sampai 1/2 ukuran.</li>
<li>Sabun cuci piring, sebaiknya khusus untuk botol/dot</li>
<li>Air hangat</li>
<li>Sikat botol</li>
<li>Satu wadah besar berbentuk saringan untuk meniriskan botol</li>
</ul>
</div>
<h4>Langkah pembersihan</h4>
<div id="_mcePaste">
<ul>
<li>Rebus air di panci sampai mendidih. Sambil menunggu, cuci semua botol dengan sabun dan sikat dengan sikat botol. Lalu bilas dengan air hangat.</li>
<li>Setelah air mendidih, masukkan satu per satu dot dan botol lalu diamkan selama 10 menit. Lalu tiriskan dalam wadah saringan.</li>
</ul>
</div>
<div id="_mcePaste"><span style="color: #ff0000;">Beberapa hal yang harus Bunda ingat</span></div>
<div id="_mcePaste">
<ul>
<li>Setelah si kecil selesai menggunakan dotnya, cepat cuci dengan air dingin lalu simpan sampai Bunda sempat mensterilkannya.</li>
<li>Pastikan semua sisa susu atau minuman/jus yang menempel tercuci dengan bersih. Jangan sampai sisa makanan ini menjadi tempat bakteri/kuman berkembang biak.</li>
<li>Jangan memanaskan botol dan dot dalam microwave</li>
<li>Bila Bunda lupa membersihkan botol segera setelah dipakai, kadang bekas-bekas susu suka menempel dan agak sulit dibersihkan. Masukkan dua sendok beras dan tambahkan dengan 1/2 botol air sabun lalu kocok. Biasanya cara ini manjur untuk menghancurkan sisa susu yang sudah mengeras di dasar botol.</li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resepmakananbalita.com/membersihkan-dot-si-kecil.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jus Pepaya Jeruk</title>
		<link>http://resepmakananbalita.com/jus-pepaya-jeruk.html</link>
		<comments>http://resepmakananbalita.com/jus-pepaya-jeruk.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Apr 2011 01:48:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>TimDapurRMB</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jus dan Buah]]></category>
		<category><![CDATA[air jeruk manis]]></category>
		<category><![CDATA[pepaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resepmakananbalita.com/?p=313</guid>
		<description><![CDATA[Jus pepaya jeruk ini punya manfaat dalam pertumbuhan tulang dan gigi si kecil. Bahan: 100 gr pepaya matang 100 ml air jeruk manis 150 ml air hangat Cara Membuat: [1] Kupas pepaya, buang biji, cuci lalu masukkan dalam blender. [2] Campur dengan air jeruk dan air matang. [3] Aduk rata dan sajikan. *untuk 2 porsi]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-314" style="margin: 3px;" title="Jus Pepaya Jeruk | resepmakananbalita.com" src="http://resepmakananbalita.com/wp-content/uploads/2011/04/jus-pepaya-jeruk.jpg" alt="" width="174" height="240" /></p>
<p>Jus pepaya jeruk ini punya manfaat dalam pertumbuhan tulang dan gigi si kecil.</p>
<p><strong>Bahan:</strong></p>
<p>100 gr pepaya matang</p>
<p>100 ml air jeruk manis</p>
<p>150 ml air hangat<span id="more-313"></span></p>
<p><strong>Cara Membuat:</strong></p>
<p>[1] Kupas pepaya, buang biji, cuci lalu masukkan dalam blender. [2] Campur dengan air jeruk dan air matang. [3] Aduk rata dan sajikan.</p>
<p><em>*untuk 2 porsi</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resepmakananbalita.com/jus-pepaya-jeruk.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

